All Products from TELLYCraft
login | belum daftar?     0 item
Wedding Accessories by TELLY : - Sovenir - Undangan - Peningset/Hantaran - Mas Kawin - HomeHow to BuySite MapAbout UsContact Us

 2 user sedang online
 Anda pengunjung ke-1,506
 Y!M :
 Search:
29 Januari 2008
Pemilihan Wedding Flower Yang Tepat
Wedding Flower (bunga yang dipakai pada saat pernikahan) adalah sentral dari seluruh tema... detail

19 Januari 2008
Ekspresi dan Eksperimen Puluhan Seniman dalam Capo Exhibition
Meski bentuknya cukup lucu, namun Capo bukan sekedar mainan biasa... detail

» index berita
News

Ekspresi dan Eksperimen Puluhan Seniman dalam Capo Exhibition

19 Januari 2008


(www.trulyjogja.com)19/01/2008 12:49

Meski bentuknya cukup lucu, namun Capo bukan sekedar mainan biasa yang umumnya kita jumpai di toko-toko. Capo, yang merupakan salah satu produk dari seni mainan (toys art) ini adalah sebuah toys yang memiliki bentuk menyerupai sosok manusia berkurudung.

Di tangan puluhan seniman, sosok Capo bermetamorfosis menjadi lebih beragam. Tidak hanya itu, Capo-capo ini juga diberi sentuhan sesuai karakter tiap-tiap seniman yang ikut serta dalam acara Capo Exhibition di galeri LIP Sagan, mulai 15 Januari hingga 25 Januari 2008.

Capo yang dalam bahasa Indonesia berarti tudung adalah sebuah toys yang dikembangkan oleh NLS (No Label Stuff), sebuah street brand dari Bandung. Pameran yang diselenggarakan NLS, Common Room, dan LIP ini mengundang puluhan seniman yang berasal dari Bandung, Jakarta, dan Jogja untuk berkolaborasi dan "menghias" Capo-capo menjadi berbagai bentuk.

Melalui proses kreatif masing-masing seniman, capo-capo pun berubah menjadi sebuah mainan yang tidak hanya unik tapi juga berkarakter sesuai seniman tersebut.

Kurang lebih 50 seniman ikut serta dalam pameran ini. Enam diantaranya adalah seniman Jogja yaitu Hendra Hehe, Iwan Effendi, Krisna Widiathama, Terra Bajraghosa, Love Hate Love, dan Arie Dyanto.

Rolly, yang merupakan salah satu street artist di Jogja pun ikut serta dalam pameran tersebut. Rolly pun mencoba menghadirkan karakter dirinya ke dalam Capo. "Kalau saya sendiri lebih menjadikan sosok atau figure (Capo) itu mediasi saya. Yang terjadi pada saya, saya lebih menekankan pada keseharian saya dan karakter saya," jelas Rolly atau yang biasa dikenal dengan karakternya yang bernama Love Hate Love.

Karakter Love Hate Love sengaja untuk dihadirkan dalam Capo sehingga Capo tersebut menjadi dekat dengan sosok Love Hate Love meski secara fisik tidak tampak serupa.

Toys Art sendiri sebenarnya bukan merupakan hal baru untuk orang Jogja, khususnya seniman. Selain sudah banyak yang menggemari seni tersebut, tidak jarang seniman-seniman memamerkan toys karya mereka dalam pameran-pameran di Jogja. Namun begitu, konsep acara yang ditawarkan dalam Capo Exhibition tersebut tergolong cukup baru dan belum pernah diselenggarakan di Jogja. Setelah pameran di Jogja, Capo-capo tersebut akan bermigrasi ke dan dipamerkan di depan masyarakat Jakarta. (dit)







Baca juga
  » 29 Januari 2008
Pemilihan Wedding Flower Yang Tepat
Wedding Flower (bunga yang dipakai pada saat pernikahan) adalah sentral dari seluruh tema...


Home | How to Buy | Site Map | About Us | Contact Us

CV. TELISA KREASI MANDIRI
Tenggumung Baru 183-A Surabaya 60153
Telp. 031-70680900 | HP. 081 2359 2469 | Fax. 031-3719927
© 2008 tellycraft.com