| News |
Pikiran Tak Rasional Tentang Perkawinan29 Juli 2008
Menurut Anda, apa definisi perkawinan yang sempurna? Apakah
Anda membayangkan pasangan muda yang sedang berjalan di pinggir pantai
sambil bergandengan mesra saat matahari terbenam?
Atau, Anda menggambarkan seorang ibu dan seorang ayah yang sedang berpiknik di sebuah taman dengan sederetan anak-anak mereka?
Hati-hati! Gambaran perkawinan yang sempurna yang mungkin Anda dapat
dari film akan membuat hubungan Anda terasa hambar. Gambaran-gambaran
ini Anda bawa dalam fantasi, lalu Anda kecewa ketika mendapatkan
pasangan tidaklah seperti seseorang yang Anda bayangkan.
Anda sebenarnya dapat menciptakan perkawinan yang sempurna menurut
versi Anda dengan pasangan. Langkah pertama adalah lebih mendekatkan
diri dengan pasangan. Fantasi-fantasi tadi dapat mengacaukan pikiran
jernih Anda. Sangatlah penting untuk mengerti bahwa perkawinan yang
sempurna tidaklah seperti yang Anda lihat di film-film ataupun di dalam
dongeng.
Bagaimanapun, harapan yang tidak realistis terhadap pasangan membuat
Anda tidak menghargai pasangan. Bila selalu mengharapkan pasangan
menjadi seseorang yang ada dalam fantasi Anda, bagaimana Anda dapat
melihat kelebihan-kelebihannya?
Dengan kata lain, jangan coba membandingkan pasangan dengan karakter
yang Anda lihat di film karena karakter itu tidak nyata. Pada saat film
selesai, Anda kembali harus memasak, membayar tagihan, dan mengurus
anak-anak. Karakter di dalam film tidak menghadapi tantangan
sehari-hari di dalam kehidupan yang Anda jalani.
HARAPAN SEMU
Terkadang, orang memiliki harapan yang tidak realistis
terhadap pasangannya. Misalnya berharap pasangannya selalu sependapat
mengenai segala hal.
Bila Anda menginginkan suatu hubungan yang baik, Anda harus
melupakan harapan-harapan yang tidak realistis terhadap pasangan.
Perkawinan yang realistis melibatkan dua orang dengan pendapat dan
selera yang berbeda sehingga memperkaya hubungan Anda berdua.
Salah satu cara terbaik untuk melepaskan harapan yang tidak
realistis dari pasangan adalah dengan memusatkan perhatian Anda pada
kelebihan-kelebihan yang dimilikinya.
BERPIKIR POSITIF
Catatlah gambaran-gambaran yang luar biasa mengenai pasangan Anda. Bila
Anda mulai berfantasi dan berpikiran yang tidak-tidak, baca kembali apa
yang telah Anda tulis.
|
| Baca juga |
| » |
29 Juli 2008 Persiapan Pernikahan Persiapan pernikahan yang harus dilakukan oleh kedua mempelai sebelum ...
|
| » |
29 Juli 2008 Tips Menghemat Biaya Pernikahan kita mengiginkan momen terindah ini akan bisa terkenang selamanya ...
|